Jalan Asia Afrika Bandung sangat bersejarah dimana banyak bangunan bersejarah berada di jalan ini, salah satunya adalah Gedung Merdeka. Gedung Merdeka merupakan gedung bersejarah yang menjadi saksi sejarah pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika pada tanggal 18 – 24 April 1955. Sebanyak 29 negara mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti KTT ini. Sekarang Gedung Merdeka digunakan sebagai museum untuk menyimpan benda dan koleksi foto pada saat diadakan KTT Asia Afrika.
Gedung lainya yang bersejarah adalah Gedung De Vries yang merupakan pusat perbelanjaan pertama di kota Bandung dan terletak di seberang Gedung Merdeka. Gedung De Vries dulunya dimiliki oleh seorang Belanda bernama Andreas de Vries.
Tempat-tempat disekitar Jalan Asia Afrika yang bisa dikunjungi oleh wisatawan adalah alun-alun Bandung, jalan Braga, Gedung Merdeka, titik nol Bandung dan lainnya. Setiap tahun pemerintah Kota Bandung mengadakan Karnaval Asia Afrika (kecuali saat pandemi covid-19) untuk memperingati Konferensi Asia Afrika.
Berikut adalah Karnaval Asia Afrika yang diadakan sebelum pandemi covid-19 :

Karnaval Asia Afrika diadakan sepanjang Jalan Asia Afrika Bandung.

Semaraknya Karnaval Asia Afrika yang dipadati pengunjung untuk melihat karnaval yang sangat menarik.

Salah satu peserta Karnaval Asia afrika dengan kostum kupu-kupu yang cantik.

Peserta lain Karnaval Asia Afrika dengan warna biru.

Peserta lainnya dengan warna dominan hijau.

Dua tokoh dari negara-negara Asia Afrika yaitu Nelson Mandela dan Soekarno.
